SEKILAS INFO
21-09-2021
  • 1 tahun yang lalu / Pembagian Rapor Tanggal 27 Juni 2020.
  • 1 tahun yang lalu / Belajar dirumah akan diperpanjang hingga tanggal 13 Juni 2020 atau sampai ada pemberitahuan
  • 1 tahun yang lalu / Selamat datang di Website Sekolah Menengah Kejuruan Madya Depok. Merupakan salah satu sarana publikasi dan informasi tentang kegiatan di Sekolah Menengah Kejuruan Madya Depok . Kritik dan Saran yang membangun kami harapkan untuk perbaikan ke depan !
Belajar Tatap Muka Tahun 2021
1 January
waktu : 08:00
AGENDA : Belajar Tatap Muka Tahun 2021
LOKASI : SMK MADYA DEPOK
Maaf, Acara telah lewat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim telah memperbolehkan belajar tatap muka di Tahun Akademik 2020/2021 atau awal Januari 2021. Meski diperbolehkan, tapi belajar tatap muka tidak diwajibkan kepada para siswa.

Kewenangan izin belajar tatap muka ada di tangan pemerintah daerah (Pemda), komite sekolah, dan orangtua. Ketiga komponen ini menjadi kunci utama, ketika sekolah di setiap daerah membuka kembali belajar tatap muka. “Keputusan ada di Pemda, komite sekolah, dan orangtua. Mereka yang menentukan, bukan SKB Menteri lagi,” kata Nadiem lewat konferensi pers secara daring, seperti ditulis Sabtu (21/11/2020). Sebelum membuka belajar tatap muka, sekolah harus menyiapkan terlebih dahulu mulai dari sekarang hingga akhir 2020, sehingga proses belajar tatap muka akan berjalan baik ketika kembali di buka di tahun depan. Nadiem menekankan, untuk memulai belajar tatap muka, sekolah harus memahami syarat, fokus, dan porsi siswa, dan ketentuan yang harus dijalankan. Tujuan pelaksanaan ini, agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 yang masif saat sekolah dibuka kembali.

 

Panduan Sekolah Tatap Muka Ditegaskan oleh Nadiem Makarim, pelaksanaan sekolah tatap muka di berbagai daerah mulai Januari 2021 mendatang harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Mendikbud membeberkan apa saja yang wajib dipenuhi oleh sekolah dan pemerintah daerah/kepala daerah jika ingin menerapkan pembelajaran tatap muka. Untuk sekolah-sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka, setidaknya harus memenuhi poin-poin berikut ini: Sanitasi, termasuk toilet bersih dan layak.

Fasilitas kesehatan. Kesiapan menerapkan wajib masker. Sarana cuci tangan atau hand sanitizer dan disinfektan. Menyediakan thermogun (alat pengukur suhu tubuh). Pemetaan satuan pendidikan untuk mengetahui siapa yang punya komorbid (penyakit penyerta). Persetujuan komite sekolah dan orang tua/wali siswa.

Untuk kepala daerah atau pemerintah daerah yang akan menerapkan sekolah tatap muka wajib mempertimbangkan hal-hal berikut ini: Tingkat risiko penyebaran COVID-19. Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan. Kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai daftar periksa. Akses terhadap sumber belajar dan kemudahan belajar dari rumah. Kondisi psikososial peserta didik.