SEKILAS INFO
02-07-2022
  • 6 bulan yang lalu / Telah Dibuka Penerimaan Siswa Baru [PDB] Tahun Pelajaran 2022/2023. Gel 1. 15 Desember 2021 s/d 14 Februari 2022 (Disc 25%),  Gel 2. 15 Februari 2022 s/d 14 Mei 2022 (Disc 15%),  Gel 3. 15 Mei 2022 s/d 14 Juli 2022. Ayo Segera Daftarkan Di SMK Madya Depok Sebelum kehabisan Kuota !!!
  • 1 tahun yang lalu / Telah Dibuka Mini Market Madya Mart yang Dikelola oleh siswa/siswi Jurusan Bisnis Daring Pemasaran (BDP).  Segera Kunjungi Dan dapatkan promo promo menarik Dari Madya Mart. Belanja…… di Madya Mart aja.!!!
  • 2 tahun yang lalu / Selamat datang di Website Sekolah Menengah Kejuruan Madya Depok. Merupakan salah satu sarana publikasi dan informasi tentang kegiatan di Sekolah Menengah Kejuruan Madya Depok . Kritik dan Saran yang membangun kami harapkan untuk perbaikan ke depan !
20
Dec 2021
0
SMK Madya Depok SIAP GELAR PPDB Tahun Pelajaran 2022 – 2023

BuliranNews. DEPOK – Bertempat di kampus biru kebanggaan mereka, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Madya Depok melaunching Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2022 – 2023.

Bapak Uwoh Pramijaya S.Pd.I,MM selaku kepala sekolah SMK Madya menyebutkan, lembaga pendidikan yang dipimpinnya siap menerima peserta didik baru.“Insyaallah, SMK Madya telah siap menerima siswa baru tahun pelajaran 2022 – 2023,” katanya memastikan.

Untuk tahun pelajaran ini, meski pandemi corona belum berakhir, namun H Uwoh optimistis kuota siswa baru sebanyak 400 orang bisa tercapai bahkan mungkin lebih.

Disinggung harapannya dengan PPDB tahun ini, Uwoh menginginkan adanya peningkatan, baik secara kuantitas maupun kualitas.

“Pada prinsipnya, dengan tenaga pengajar yang ada pun akreditasi A yang melekat ke SMK Madya, tentunya kami menginginkan yang terbaik. Terbaik bagi lembaga ini, juga terbaik bagi peserta didik yang mempercayakan SMK Madya sebagai tempat bagi mereka menuntut ilmu,” tambahnya.

Kuota sebanyak 400 siswa tersebut, kata Uwoh nantinya akan disebar ke beberapa jurusan yang ada di SMK Madya. Diantaranya Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Multimedia, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantora (OTKP) serta Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP).

“Perinciannya, OTKP kuotanya sebanyak 150 orang siswa, BDP sebanyak 72 orang siswa, AKL sebanyak 34 orang siswa, RPL sebanyak 72 orang siswa dan Multimedia sebanyak 72 orang siswa. Jadi total 400 orang,” katanya merinci.

Bapak Uwoh Pramijaya yang bertekad menjadikan SMK Madya sebagai pioner sekolah kejuruan berbasis industri di Kota Depok, yakin kuota tersebut terpenuhi. Karena yang “dijual” SMK Madya tidak saja jurusan dan bangunan sekolah yang megah, namun juga kompetensi dan kualitas. (ted)

Sumber : buliran.com